Nilai Diri

1 komentar
Seorang pembicara mengawali pidatonya dengan mengeluarkan selembar uang Rp.100.000 baru dari dalam kantongnya dan mengacungkannya.”Siapa yang menginginkan uang ini?” Semua orang mengacungkan tangannya. “Ok.” Lalu pembicara itu melipat-lipat uang itu hingga terlihat kusut, dan ia bertanya, “Sekarang, siapa yang menginginkan uang ini?” Lagi-lagi semua orang mengacungkan tangan tanpa ragu.
Read full story

Kebanyakan orang sukses merasa belum sukses

3 komentar
Ceritanya ada seorang wartawati muda dan cantik yang baru saja memulai karier jurnalistiknya. Dalam salah satu karya tulisannya, ia mencoba mengadakan penyelidikan tentang kesuksesan dari tokoh-tokoh berhasil yang sudah kondang dari negeri ini.

Pada satu kesempatan wawancara dengan tokoh A, dia bertanya "Bagaimana pendapat Bapak mengenai kesuksesan yang telah dicapai?" Tokoh A: "Sebenarnya saya masih belum pantas untuk dikatakan sukses karena pada kenyataannya keberhasilan saya sekarang ini adalah peninggalan jerih payah orang tua yang diberikan kepada saya".Kemudian pada kesempatan yang lain wartawati itu mengajukan pertanyaan yang sama pada tokoh B, yang dijawab: "Semua ini adalah kebetulan karena saya mendapatkan bantuan dan dukungan dari seseorang (tidak etis menyebut namanya)"
Read full story

Sukses adalah Sebuah Pilihan

1 komentar
Sukses Adalah Sebuah Pilihan.Ini kata-Kata yang Membuat Bulu saya Merinding Ketika Upline saya Di Melia Nature(Bpk.LM Syafrin Hanamu S,T) Membawakan Training.Kata-kata ini Membuat Saya Termotivasi Kembali Untuk Bangkit lagi Dari Kegagalan.
Sukses adalah dambaan setiap orang. Tidak ada satu orangpun yang menginginkan kegagalan dalah hidupnya. Untuk mencapai prestasi kesuksesan dalam hidup Anda maka terlebih dahulu Anda harus mempunyai tujuan hidup (goal setting). Tidak adanya tujuan hidup dalam diri Anda akan menyebabkan diri
Read full story

Jangan Pernah Berhenti

4 komentar
Sejumlah sejarahwan yakin, bahwa pidato Winston Churchill yang paling berpengaruh adalah ketika beliau berpidato di wisuda Universitas Oxford. Churchill mempersiapkan pidato ini selama berjam-jam. Dan ketika saat pidatonya tiba, Churchill hanya mengucapkan tiga kata : ‘never give up’ (jangan pernah berhenti).

Sejenak saya merasa ini biasa-biasa saja. Tetapi ketika ada orang yang bertanya ke saya, bagaimana saya bisa berpresentasi di depan publik dengan cara yang demikian menguasai, saya teringat lagi pidato Churchill ini.
Read full story
 

Pengikut

My Blog List

Kunjungan

Hello

Muhammad Risal © 2008 Business Ads Ready is Designed by Ipiet Supported by Tadpole's Notez